Refleksi Hardiknas : Napak Tilas Pemikiran Ki Hajar Dewantara
Ki Hajar Dewantara merupakan tokoh pendidikan yang inspiratif, melalui pemikirannya melahirkan sebuah reformasi pendidikan di Indonesia yaitu Ing Ngarso Sing Tulodo, Ing Madya Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani.
Ing Ngarso Sun Tolodo
Ing Ngarso memiliki arti yakni dimuka atau di depan sedangkan Sunberasal dari kata Ingsun yang artinya saya dan Tulodo yang artinya Teladan. Jika kita maknakan Ing Ngarso Sun Tulodo menggambarkan bahwa ketika menjadi pemimpin harus mampu menjadi tauladan (contoh) bagi orang yang dipimpinnya.
Kata ini mengandung arti yang sangat luar biasa bagi kehidupan bangsa hari ini. Kenapa demikian? Pemimpin tentunya adalah harapan rakyat, yang mampu berdiri didepan yang dapat menjadi contoh suri teladan bagi rakyatnya. Pemimpin yang tidak hanya mementingkan apa yang dibutuhkan, apa yang diinginkan oleh nafsu individualitasnya melainkan apa yang dibutuhkan oleh orang banyak.
Ing Madyo Mbangun Karso
Ing Madyo berartika di tengah-tengah, Mbangun artinya membangkitkan atau mengguggah sedangkan Karso berartikan bentuk kemauan atau niat. Ini memberikan makna yang sangat luar biasa. Pendidikan selain sebagai Tauladan juga harus mampu ditengah kesibukannya itu dalam membangkitkan atau menggugah semangat disekitar lingkungannya.
Tidak sebatas itu saja, pendidikan dalam makna Ing Madya Mbangun Karso tidak lain adalah menuntuk pendidikan khususnya mampu memunculkan inovasi-inovasi dilingkungannya. Pendidikan tentunya mengharapkan timbul atau terciptanya lingkungan yang nyaman, aman, tentram, aman dan kondusif. Ini tentu harapan besar yang dulunya ditanamkan oleh Ki Hajar Dewantara untuk di lakukan hari ini bukan. Setelah menempuh pendidikan seseorang tentu diharapkan memiliki inovasi-inovasi baru buat dirinya pribadi maupun untuk orang disekitarnya.
Tut Wuri Handayani
Jika kata yang dua diatas jarang kita melihatnya jika tidak membuka buku sejarah, berbeda tentunya jika kata ketiga ini. Tut Wuri Handayani, kata yang memang tidak lagi asing dimata dan ditelinga rakyat Indonesia. Tidak herang memang, karna kata ini terpampang jelas pada logo pendidikan kita. Logo yang digunakan disetiap sekolah terpampang di topi-topi sekolah siswa. Lalu apakah arti kata ajaran Ki Hajar Dewantara ini?
Tut Wuri artinya adalah mengikuti dari belakang sedangkan Handayani artinya memberikan dorongan moral atau dorongan semangat. Jadi Tut Wuri Handayani adalah seseorang harus mampu dibelakang memberikan dorongan moral dan menjadi semnagat kerja dari belakang
