BMT Madani Sukses Gelar RAT Tutup Buku 2015 di Gunungwungkal
Pada RAT kali ini, dihadiri seluruh pengurus dan karyawan BMT Madani, para pemegang saham, serta Dinas Koperasi dan UMKM kabupaten Pati. Dalam sambutannya, Dinas Koperasi kabupaten pati sangat mengapresiasi terselenggaranya RAT BMT Madani.
"ini sangat bagus sekali, karena sebanyak 1100 koperasi di kabupaten pati, yang baru bisa melaksanakan RAT hanya sekitar 200an BMT termasuk BMT Madani ini." kata Dinas Koperasi
Beliau juga menginformasikan bahwa ada kebijakan pemerintah terbaru mengenai koperasi, mulai tanggal 16 April 2016 seluruh KJKS akan dialihkan menjadi KSPPS (koperasi simpan pinjam pembiayaan syariah). Seluruh izin yang awalnya hanya kepada Bupati, kini akan ditangani langsung oleh Kementrian Koperasi RI dan di tanda tangani secara online.
Ilham Supriyanto selaku ketua pengurus menuturkan bahwa pada tahun ini akan dilakukan perubahan serta inovasi dalam rangka pengembangan BMT Madani yang lebih baik. Diantaranya pemangkasan karyawan, yang asalnya 15 karyawan kini dikurangi menjadi 4 karyawan. Selain itu pula, kantor-kantor cabang BMT Madani seluruhnya akan ditarik dan menjadi 1 kantor saja di Margoyoso.
"pada tahun ini kita akan melakukan kebijakan pemangkasan karyawan menjadi 4 saja serta kantornya di jadikan 1 di margoyoso." ujar Ilham
Neli, manajer BMT Madani juga menjelaskan bahwa modal BMT saat ini Rp 148 juta dengan Asset Rp 2,3 M. Sesuai dengan ART tahun 2015, organisasi IPNU IPPNU Pati akan mendapat 10% dari Sisa Hasil Usaha (SHU). Sedangkan untuk para pemegang saham akan mendapatkan profit sebesar 1,5% per bulannya.
"Dulu awal pendirian BMT kita cuma punya modal 3 juta saja, tetapi berkat adanya Tim 7 yang dipunggawani oleh pak Irham Shodiq, dkk kita saat ini bisa punya modal 148 juta dengan Asset 2,3 M". Ujar Neli.
Perlu kita ketahui bahwa pada tahun 2016, BMT Madani menjual saham sebesar Rp 500 Juta. Saham ini tidak dijual bebas kepada masyarakat umum, melainkan hanya untuk kader IPNU IPPNU, Banser serta Ansor di Kabupaten Pati.
"kami menjual saham sebesar Rp 500 juta, harapan saya mulai saat ini kita belajar untuk menjadi orang kaya dan kader IPNU IPPNU, Banser serta Ansor harus merasakan itu pula, karena BMT ini milik organisasi. Kedepan kami akan melakukan sosialisasi di 5 titik tiap kawedanan" ujar Ilham
Sesuai aturan main, setiap orang hanya bisa membeli saham dengan maksimal Rp 20 juta saja, sedangkan tiap lembarnya dijual Rp 500 ribu rupiah. Dijual Rp 500 ribu/lembar harapannya agar pelajar IPNU IPPNU juga bisa merasakan mempunyai sebuah saham.
"Iya kalau punya saham kita enak, kalau punya pacar bisa lebih gaya dikit. Saya punya BMT lho namanya BMT Madani, saya punya saham disana, ini buktinya." sentil Ilham disela-sela waktu istirahat.
